Jubel Berduka…

Muhammad Nasir

Keluarga besar SMAN 17 Makassar berduka cita atas meninggalnya salah satu staff senior yang telah mengabdi selama bertahun-tahun. Semoga amal & ibadahnya di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Jikalau bisa dihitung, mungkin salah satu sapa tersering kulakukan adalah pada beliau selama di Jubel. Entah itu pagi saat tiba dengan buru-buru di sekolah ataupun saat telat pulang ke rumah.

Dengan senyum khasnya, serta lambaian tangannya seolah menganggap siswa/siswi jubel sudah menjadi tanggung jawabnya selama bekerja hingga menjelang hari tuanya. Bahkan, tak jarang beliau bisa menghapalkan siswa pemilik kendaraan ataupun orang tua yang mengantar jemput anaknya.

Tak segan untuk membantu siswa yang mungkin tidak sengaja ‘melanggar’ karena ada keperluan yang mendesak juga tak segan menjaga kendaraan siswa selama aktivitas sekolah yang penuh sesak.

Empat kali kehilangan kunci motor entah itu jatuh ataupun lupa mengambil saat tiba di sekolah, aku merasa ‘terselamatkan’ setidaknya sebagai siswa yang berdomisili jauh dari rumah bisa pulang aman petang itu.

“Setiap aktivitas sekolah di mulai saya selalu patroli untuk mengecek apakah ada kunci motor yang terlupa atau hal-hal lain yang berpotensi merugikan siswa, bahkan bisa 3-4 kali sehari saya patroli.” ujar beliau, tetapi dalam aksen makassar yang khasnya.

Ini sekali lagi membuktikan kepada kita bahwa dedikasi, rasa tanggung jawab dan ikhlas hati adalah penunjang terbaik dalam menjalani profesi.”

Credit : Habib al Fitrah (Angkatan 26)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *